MENDISTRIBUSIKAN BEBAN TRAFIK DUA JALUR KONEKSI INTERNET DENGAN TEKNIK LOAD BALANCING

Deni Ahmad Jakaria, Nanang Durahman

Abstract


Internet telah menjadi salah satu kebutuhan bagi masyarakat terutama mahasiswa/i di lingkungan Perguruan Tinggi. Kebutuhan tersebut sayangnya tidak berbanding lurus dengan tersedianya sumber daya koneksi ke Internet yang memadai. Jumlah pengguna Internet yang semakin banyak tidak sebanding dengan kemampuan perusahaan penyedia jasa layanan Internet untuk menyediakan bandwith yang lebar dengan biaya yang terjangkau. Perusahaan penyedia jasa layanan Internet memiliki keterbatasan dalam menyediakan besar bandwith dalam satu koneksi Internet. Untuk mengatasi hal tersebut, pelanggan Internet umumnya menggunakan 2 jalur koneksi atau lebih dengan tujuan meningkatkan kapasitas bandwith Internet. Masalah yang timbul yaitu pemakaian bandwith yang tidak seimbang atau merata diantara jalur koneksi tersebut sehingga mengakibatkan penggunaan 2 jalur koneksi menjadi kurang efektif. Penelitian ini akan mengimplementasikan teknik pendistribusian trafik Internet yang menggunakan 2 jalur koneksi dari penyedia jasa layanan Internet yang sama. Teknik yang digunakan yaitu load balancing dengan metoda PCC (per-connection-classifier). Penggunaan teknik load balancing untuk mendistribusikan trafik Internet bertujuan untuk mendapatkan kecepatan atau bandwith yang lebih baik dengan cara mendistribusikan beban trafik mengggunakan dua jalur koneksi atau lebih. Dengan pendistribusian tafik diharapkan dapat memberikan beban yang merata pada jalur koneksi sekaligus memberikan tambahan bandwith untuk pengguna Internet. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Sistem Jaringan Komputer (Sisjarkom) STMIK DCI Kota Tasikmalaya. Penelitian akan melibatkan pengguna Internet di Laboratorium Sistem Jaringan Komputer dan pengguna hotspot di lingkungan kampus STMIK DCI.

Kata Kunci: internet, load balancing, bandiwth


 



Full Text:

PDF

References


APJII.or.id. (2014). Pengguna Internet Di Indonesia Terus Meningkat.Tersedia: http://www.apjii.or.id/v2/read/article/apjii-at-media/223/apjii-penguna-internet-di-indonesia-terus-meningkat.html. Diakses tanggal: 24 April 2014.

Burgess, D. (2011). Learn RouterOS (2nd ed). Link Technologies, Inc.

Chauhan, Y., Hosch, W.L. & Jain, P. (2013). Internet service provider (ISP). Tersedia: http://www.britannica.com/EBchecked/topic/746032/Internet-service-provider-ISP. Diakses tanggal: 24 April 2014.

Dennis, M.A. (2013). Internet.Tersedia: http://www.britannica.com/EBchecked/topic/291494/Internet. Diakses tanggal: 24 April 2014.

Dewobroto, P. (2009). Load Balance menggunakan Metode PCC. Tersedia: http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=34 diakses tanggal: 24 April 2014.

Discher, S. (2012). Load Balancing Using PCC & RouterOS. Tersedia: http://mum.mikrotik.com/presentations/US12/steve.pdf. Diakses tanggal: 24 April 2014.

Herlambang, M.L. dan Azis, C.L. (2008). Panduan Lengkap Menguasai Router Masa Depan Menggunakan MikroTik RouterOS. Yogyakarta: Andi Publisher.

Kirnak, T. (2012). Bandwith-based Load Balancing with Failover. The Easy Way. Tersedia: http://mum.mikrotik.com/presentations/US12/tomas.pdf. Diakses tanggal: 24 April 2014.

Kompas.com. (2014). Internet Indonesia Paling Pelan Nomor Dua. Tersedia:

http://tekno.kompas.com/read/2014/01/30/0844338/internet.indonesia.paling.pelan.nomor.dua. Diakses tanggal: 24 April 2014.

Megis, J. dan Riyadi, V. (2010). Load Balance with Masquarade Network on RouterOS. Tersedia: http://mum.mikrotik.com/presentations/PL10/balancing.pdf. Diakses tanggal: 24 April 2014.

Purbo, O.W. (2006). Internet Wireless dan Hotspot. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Stallings, W. (2007). Data and Computer Communications (8th ed). New Jersey: Pearson Education Prentice Hall.

MikroTik. (2013). RouterBOARD Hardware. Tersedia: http://wiki.mikrotik.com/wiki/RouterBOARD_hardware. Diakses : 28 April 2014




DOI: http://dx.doi.org/10.51530/jutekin.v5i1.123

Article Metrics

Abstract view : 1230 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Deni Ahmad Jakaria, Nanang Durahman

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.